Merdeka….. ya, MERDEKA !

aku ingat hari itu, di pagi berkabut dan dingin menyengat, ngantuk ngantuk aku naik kereta dan nyasar karena tidak pernah ke RMIT sebelumnya. Seorang gadis kecil bernama Michelle rela menjemputku dan aku dihadapkan dengan Jeslina dan beberapa orang yang saat itu tidak kukenal. Aku mengurung diri di WC pria untuk berlatih sebelum akhirnya sang project manager memberi ruang untukku latihan, latihan yang tidak sampai 5 menit lagi. Kemudian aku digiring untuk memasuki ruang itu. Ya, ruang itu. Ruang dimana kisah kami dimulai. Disanalah kulihat wajah tampan Kejo dan tatapan tegas dari nyonya Rae. Dan kudengar suara “yak… yang pertama. Adrian Siaril”. Aku tidak pernah menyangka hari itu merupakan awal dari suatu bagian penting dari hidupku, bagian yang akhirnya menyadarkanku bahwa ada purpose yang harus kujalankan di Australia. Kini kisah itu akan selesai dalam kurang dari 24 jam. Tapi semua penulis pun tahu, ketika sebuah kisah selesai, akan ada kisah baru yang tertulis kembali. Kisah yang jauh lebih baik dan bermakna.

–Adrian Siaril (Aktor, Panggung Merdeka 2014)

Lama sudah saya ingin menarik diri dari segala kesibukan. Apa daya jiwa terpanggil untuk meramaikan sebuah pesta kemerdekaan. Penyesalan? Tidak ada. Pribadi-pribadi unik nan luar biasa hidup menemani dan membakar semangat saya, sampai akhirnya, hari yang ditunggu pun tiba. Terima kasih para pejuang-pejuang pasca kemerdekaan. Selamat berjuang!! MERDEKAAAA #spartaaaaa

—Kevin Joviand (Director, Panggung Merdeka 2014)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s