Gombalan Bulan ini

V isualisation of perfection was mere imagination
I mpossible beyond any mind’s extension
C raving for it was mere invitation for depression
T hough it changed the day I knew you
O pen a new chapter beyond nexion
R evealing bonds of dreams and fairytales
I t is yiu, and none others
A iring through dimension of joy and love

L et the spectrum jolt their excitement
E very bit, dot, and chip
V irtually impossible, it has came to realization
I nfinite would be the amount of happiness
N ow let the trance wavers
A s we fall deep to the dreams

C-C-C Combo Breaker!

Adalah satu gadis ini, yang tinggal di planet bumi, sistem solar, galaksi bimasakti. Lahir di keluarga yang berbahagia dan berkecukupan, anak kedua dari tiga bersaudara – dan ditebus oleh Kristus.

Kalau kamu bertanya apa yang istimewa dari perempuan ini, aku butuh setidaknya 15 jam untuk untuk menjelaskannya, dan bahkan mengulang ngulang karena bibirku tak terkontrol untuk memuji dirinya.

Kalau kamu bertanya apa yang kurang dari perempuan ini, aku butuh 05 jam untuk berpikir apa jawabannya, dan 50 jam kemudian aku belum mendapatkan jawabannya.

Kalau kamu suruh aku mendeskripsikan seperti apa wujudnya, aku pun tidak bisa menjelaskannya, karena aku sendiri tidak pernah melihat Tuhan Esa menciptakan makhluk seindah ini.

Kalau kamu suruh aku mengarang-dengan segala imajinasi dan pikiran bodoh, aku bisa membayangkan beberapa hal.

Tubuhnya dipahat Tuhan sedemikian rupa di inti bintang Andromeda, sehingga ia bersinar merah delima diantara wanita lainnya.

Matanya tercipta dari permata bintang Proxima, yang menusuk tajam setiap hati pria yang menatapnya.

Kukunya terbuat dari intan bintang Antares, yang takkan tergores oleh tajamnya dunia ini.

Kepadanya dianugrahi bibir dan senyum yang manis bagai gula, yang bisa menetralkan kepahitan yang bertebaran di dunia.

Rambutnya bagai deburan halus ombak yang menyisir pantai, yang menggapai kesedihan dan membawanya pergi.

Dan ia bukan wanita yang tak bisa apa apa.

Tangannya diberi kekuatan dalam kelemahlembutan, dan kakinya diberi kecepatan dalam kebijaksanaan.

Langkah kakinya menggemakan bumi, memanggil perhatian untuk menjaganya dari mara bahaya.

Kata katanya bagai hawa yang menyembuhkan luka.

Dan semangatnya bagai gempa yang membangunkan dunia.

Kalau kamu tanya siapa namanya, aku hanya bisa tersenyum dan berkata “cari tahu sendiri, tak ada lagi yang seindah dirinya”

Pecicilan dan Mata Menawan

Hai engkau gadis idamanku
Tahukah kamu
Kalau aku
Hanya ingin melihat senyummu
Pecicilan aku dianggap dirimu

Hai engkau gadis pujaanku
Tahukah kamu
Kalau aku
Hanya ingin melihat tawamu
Pecicilan kauanggap diriku

Aku bukan pria idaman
Aku bukan bangsawan
Aku bukan pangeran
Aku bukan seorang tampan
Bagimu aku pecicilan

Bermain basket bukan ahliku
Pendiam bukanlah sifatku
Tinggi bukanlah badanku
Uang bukanlah kepunyaanku
Pecicilan kauanggap diriku

Hai engkau gadis dimimpiku
Tahukah engkau
Kalau aku
Mendekati temanmu
Supaya aku mendapat restu
Pecicilan dimatamu diriku

Maaf gadis impianku
Aku tak bisa berubah untukmu
Aku tak mau merubah diriku
Aku tak sanggup tuk itu

Aku hanya manusia
Bukanlah seorang dewa

Seorang manusia
Yang cinta pada wanita
Bukanlah dewa
Yang memenuhi mau wanita

Inilah aku
Inilah aku yang kau kira batu

Hai engkau gadis dihatiku
Tahukah engkau
Hancur pula sebuah batu
Bila ia dan air bertemu

Aku bukan pahlawan berparas tampan
Yang berperang melawan setan
Yang makan perempuan perawan

Aku hanyalah seorang Adrian
Yang pernah cinta perempuan
Yang bibirnya masih perawan
Yang kau anggap pecicilan

Air mata kuteteskan
Mendengar pecicilan
Hati kukoyakkan
Mendengar itu julukan

Maafkan
Telah mengecewakan
Carilah yg kauinginkan
Maafkan
Diriku bukan yg kau pikirkan

Memang kukenal bnyk perempuan
Tapi di hati satu perempuan
Perempuan dengan mata menawan

her choice, not me