Ku Punya Idola

Ku punya idola

Namanya ci Phoa

Orangnya sangat gila

Tak pernah tak ceria

Tiap hari ia berdansa

Ia lahir untuk melakukannya

Semua orang dibuat ternganga

Melihat gerakan indahnya

Oh yaampun ci Phoa

Kenapa kamu begitu luar biasa

MY IDOL !!

Advertisements

C-C-C Combo Breaker!

Adalah satu gadis ini, yang tinggal di planet bumi, sistem solar, galaksi bimasakti. Lahir di keluarga yang berbahagia dan berkecukupan, anak kedua dari tiga bersaudara – dan ditebus oleh Kristus.

Kalau kamu bertanya apa yang istimewa dari perempuan ini, aku butuh setidaknya 15 jam untuk untuk menjelaskannya, dan bahkan mengulang ngulang karena bibirku tak terkontrol untuk memuji dirinya.

Kalau kamu bertanya apa yang kurang dari perempuan ini, aku butuh 05 jam untuk berpikir apa jawabannya, dan 50 jam kemudian aku belum mendapatkan jawabannya.

Kalau kamu suruh aku mendeskripsikan seperti apa wujudnya, aku pun tidak bisa menjelaskannya, karena aku sendiri tidak pernah melihat Tuhan Esa menciptakan makhluk seindah ini.

Kalau kamu suruh aku mengarang-dengan segala imajinasi dan pikiran bodoh, aku bisa membayangkan beberapa hal.

Tubuhnya dipahat Tuhan sedemikian rupa di inti bintang Andromeda, sehingga ia bersinar merah delima diantara wanita lainnya.

Matanya tercipta dari permata bintang Proxima, yang menusuk tajam setiap hati pria yang menatapnya.

Kukunya terbuat dari intan bintang Antares, yang takkan tergores oleh tajamnya dunia ini.

Kepadanya dianugrahi bibir dan senyum yang manis bagai gula, yang bisa menetralkan kepahitan yang bertebaran di dunia.

Rambutnya bagai deburan halus ombak yang menyisir pantai, yang menggapai kesedihan dan membawanya pergi.

Dan ia bukan wanita yang tak bisa apa apa.

Tangannya diberi kekuatan dalam kelemahlembutan, dan kakinya diberi kecepatan dalam kebijaksanaan.

Langkah kakinya menggemakan bumi, memanggil perhatian untuk menjaganya dari mara bahaya.

Kata katanya bagai hawa yang menyembuhkan luka.

Dan semangatnya bagai gempa yang membangunkan dunia.

Kalau kamu tanya siapa namanya, aku hanya bisa tersenyum dan berkata “cari tahu sendiri, tak ada lagi yang seindah dirinya”